Perusahaan kecerdasan buatan (AI) di balik ChatGPT, OpenAI, dikabarkan sedang menggarap proyek baru berupa platform media sosial. Menurut laporan TechCrunch (Rabu, [tanggal]), platform ini masih dalam tahap pengembangan awal, tetapi prototipe internalnya sudah menampilkan fitur unggulan seperti feed konten yang didukung oleh kemampuan ChatGPT dalam membuat gambar.

Saat ini, belum jelas apakah OpenAI akan merilis platform ini sebagai aplikasi terpisah atau mengintegrasikannya langsung ke dalam ChatGPT. Namun, jika benar diluncurkan, perusahaan ini akan bersaing langsung dengan raksasa media sosial seperti X (Twitter) milik Elon Musk dan platform Meta seperti Facebook serta Instagram.

Kehadiran media sosial baru ini juga berpotensi memberikan keuntungan bagi OpenAI, terutama dalam hal pengumpulan data real-time untuk melatih model AI mereka—sesuatu yang sudah dimanfaatkan oleh X dan Meta.

Sam Altman Cari Masukan dari Publik
CEO OpenAI, Sam Altman, disebut telah meminta pendapat sejumlah pihak eksternal terkait proyek ini. Meskipun belum ada kepastian apakah platform ini akan dirilis secara luas, pengembangan purwarupanya menunjukkan ambisi OpenAI untuk memperluas portofolio produknya di luar layanan AI yang sudah ada.

OpenAI Jajaki Produk Hardware dan Robot Humanoid
Selain media sosial, OpenAI juga telah mengajukan permohonan hak dagang untuk berbagai produk perangkat keras di Kantor Paten dan Merek Dagang AS. Beberapa produk yang tercantum meliputi:

Perangkat wearable: headphone, kacamata pintar, smartwatch, dan perhiasan berbasis AI.

Perangkat VR/AR: headset realitas virtual dan augmented untuk simulasi serta pelatihan berbasis AI.

Robot humanoid: robot yang dapat diprogram pengguna dengan fungsi komunikasi, pembelajaran, dan hiburan.

Langkah ini semakin memperkuat spekulasi bahwa OpenAI tidak hanya fokus pada pengembangan perangkat lunak, tetapi juga berencana masuk ke pasar hardware dan robotika di masa depan.

Apa Artinya bagi Industri?
Jika proyek media sosial OpenAI benar-benar terwujud, ini bisa menjadi perubahan besar dalam lanskap platform digital. Dengan kekuatan AI generatif seperti ChatGPT dan DALL·E, OpenAI berpotensi menciptakan pengalaman media sosial yang lebih interaktif dan personal. Namun, tantangan utama adalah bersaing dengan platform mapan seperti X dan Meta yang sudah memiliki basis pengguna miliaran orang.

Sementara itu, ekspansi ke produk hardware dan robotika menunjukkan ambisi jangka panjang OpenAI untuk menjadi pemain utama di berbagai sektor teknologi. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!

Sumber: TechCrunch, USPTO

Sumber Gambar: freepik.com